Dikatakan
bahwa Selama Abad ke-17 Rene Descartes Telah menemukan bahwa aljabar
Bisa digunakan untuk memecahkan persoalan geometris. Tetapi Jauh sebelumnya, yakni sejak Abad ke-9, para Ahli matematika di masa kekhalifahan Islam Sudah melakukan hal yang sama.
Pertama Adalah Thabit bin Qurrah, kemudian diikuti Oleh Abu Al-Wafa
pada Abad ke-10 dengan membukukan kegunaan Aljabar untuk mengembangkan
geometri menjadi eksak dan menyederhanakan sains.
Diinformasikan Juga kepada kita bahwa tadinya Tidak ada perbaikan sejak
dibuatnya ilmu stelle Selama Abad Pertengahan mengenai Gerakan
pianeta-pianeta sampai Abad ke-13.
Lalu seorang bijaksana dari Kastil (Spanyol Tengah) Bernama Alphonso
menemukan Tabel Alphonsine, Yang Lebih akurat dibanding tabel Milik
Ptolemius.
Fakta sebenarnya Adalah Ahli ilmu Falak (ilmu stelle) Islam membuat
banyak perbaikan-perbaikan ATAS penemuan Ptolemius sejak Abad ke-9. Mereka Adalah Ahli ilmu Falak Pertama Yang memperdebatkan gagasan-gagasan Kuno Ptolemius.
Di Dalam Kritik mereka ATAS orang-orang Yunani, mereka manyatukan Bukti
bahwa matahari Adalah Pusat dari sistem matahari dan bahwa Garis orbita
Bumi dan pianeta-pianeta lainnya Boleh Jadi berbentuk lonjong (Elips). Mereka menghasilkan ratusan tabel-tabel astronomikal dengan keakuratan Tinggi dan Foto & gambar stelle. Banyak dari kalkulasi mereka sangat akurat sehingga mereka dihormati pada masa ITU.
Tabel Milik Alphonso (Tavole Alfonsine) hanyalah sekedar salinan dari
pekerjaan ilmu stelle yang dipancarkan ke Eropa melalui Islam di
Spanyol.vedere di piu rolex svizzera e replica iwc da vinci
没有评论:
发表评论